Tips: Menambah Keunikan Pada Duplicate Contents

Adagium Content is King cukup populer di kalangan Adsense Publishers. Tak heran, kalau banyak orang memanfaatkan persepsi ini untuk mengeruk keuntungan. Salah satunya dengan menawarkan paket-paket situs Adsense siap pakai (AdSense Ready) dengan jumlah content/artikel yang cukup menggiurkan atau menjual script pembuatnya, semacam article script builder. Padahal, artikel yang dijual itu dapat diperoleh secara cuma-cuma dari berbagai article directories di Internet. Dengan kata lain, artikel tersebut berpotensi menjadi duplicate contents karena siapa pun dapat memperolehnya secara gratis.

Kalau Anda tergoda untuk menempuh jalan pintas dengan membeli paket-paket situs AdSense Ready tadi, sebaiknya pertimbangkan kembali hasrat itu. Lanjutkan membaca tulisan ini. Saya yakin hasil yang akan Anda peroleh nantinya lebih memuaskan. Paling tidak, Anda tak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun. :-)

Pertanyaannnya, apakah kuantitas saja sudah cukup?

Untuk mendapatkan posisi bagus di search engine maupun di mata real visitors, kuantitas isi sebuah situs/blog meski ditopang dengan originalitas atau keunikan isi. Jika tidak, sebuah situs sukar sekali bisa mendatangkan trafik pengunjung yang memadai. Padahal, untuk situs berbasis AdSense: No traffics=No Clicks=No Money!

Idealnya, tulisan ini mesti mendorong Anda untuk meng-create original contents sebanyak mungkin. Sehingga situs atau blog Anda menjadi unik. Mengapa keunikan dan originalitas isi merupakan salah satu kunci untuk men-generate trafik? Dengan banyaknya content yang unik (apalagi ditambah dengan teknik SEO), semakin banyak pula halaman situs Anda yang bakal ter-indexed dan meraih posisi tinggi di rangking system mesin pencari. Kalau ada orang yang mencari keyword tertentu, dan keyword tersebut ada di artikel Anda yang original itu, besar kemungkinan situs Anda akan menempati posisi atas di halaman search results. Karenanya, berpeluang besar untuk mendapat kunjungan pertama dari si pencari tadi.

Begitu juga dengan real visitors. Kalau informasi yang mereka cari cuma ada di situs Anda, maka dengan sendirinya mereka akan menjadi loyal visitors dan senantiasa mengulangi kunjungan ke situs Anda untuk mendapatkan informasi terbaru.

Begitulah kira-kira rewards yang akan didapat oleh sebuah situs/blog yang content-nya unik dan original.

Namun, tentu saja tidak mudah bagi sebagian orang untuk meng-create content sendiri yang betul-betul unik dan original. Apalagi bagi mereka yang baru mencoba membangun situs dan memiliki keterbatasan bahasa (Inggris). Kalau Anda merasa kurang bisa menulis artikel dalam bahasa Inggris, tips ini untuk Anda. Daripada mengeluarkan biaya untuk membeli paket situs seperti AdSense ready, lebih baik bangun situs sendiri dengan memanfaatkan free articles sebagai content-nya. Namun bila sebaliknya (meskipun tak lancar), lupakan saja! Lebih baik Anda berjuang keras dulu untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris daripada menerapkan tips-tips di bawah ini. Jangan pernah lupa, (original) Content is King!

Berikut ini tips untuk menjadikan duplicate contents di situs Anda sedikit lebih unik di mata mesin pencari.

  • Pakai RSS.
    Integrasikan RSS content yang bertema sama ke halaman artikel Anda. Sumber RSS content bisa berasal dari berbagai news portal: seperti Yahoo News, Google News, dan lain-lain, atau dari blog/situs lain yang senada. Keuntungan lain content dari RSS ini adalah auto-updated, sehingga halaman situs Anda akan senantiasa fresh dan mengundang search engine untuk meningkatkan frekuensi crawling-nya.
  • Tambahkan Inventory dari Affiliate Program
    Bila Anda ikut program afiliasi, semisal Amazon.Com, integrasikan juga inventori dari afiliasi tersebut ke halaman artikel. Inventori nya tentu saja yang berhubungan dengan tema utama. Misalnya, kalau artikel itu berisikan tips bagaimana menyembuhkan sleep disorder (kesulitan tidur), cari buku di inventori Amazon yang berhubungan dengan masalah susah tidur ini.

  • Sertakan Juga Recent Posts/Related Posts.
    Secara umum, CMS/blogging software menyediakan plugin atau modul khusus untuk memunculkan judul artikel dan permalinks di halaman tertentu. Manfaatkan modul atau plugin ini untuk menyertakan recent/related posts di halaman artikel tadi.
  • Sediakan Space untuk Komentar Pengunjung.
    Sama halnya dengan poin di atas, CMS/blogging software biasanya menyediakan fitur untuk menampung komentar pengunjung (comments). Aktifkan fitur ini berikut anti spam-nya agar ruang komentar di situs/blog Anda tidak dipenuhi tulisan para spammer. Semakin banyak komentar yang masuk, bakal semakin unik halaman beserta artikel tadi.
  • Incoming Search Terms.
    Kalau situs/blog Anda punya plugin atau modul untuk memunculkan incoming search term di tiap halaman artikel, jangan lupa aktifkan juga. Dari pengalaman pribadi, incoming search term yang tertera di halaman artikel bisa menambah keunikan artikel tersebut dan membantu menaikkan posisi di halaman search results.

Bila sudah menerapkan beberapa tips di atas, sebenarnya secara tidak langsung Anda telah menambah “bumbu” pada content/artikel tersebut. Dengan begitu, artikel yang tadinya duplicate content (karena artikel yang sama dapat ditemui di banyak situs lain) kini menjadi sedikit berbeda dari sumber aslinya. Jadilah ia lebih unik di mata search engine!

Akhirnya, mari jadikan beberapa tip di atas hanya sebagai alternatif. Pilihan utama tetap pada original content (kalau bisa).

13 Comments

  1. cosa on 12.06.2006 at 11:14 (Reply)

    berhubung theme-nya sama dng theme yg aku jaman” pertama kali ngeblog, jadinya komentar deh, hihihi

    sekedar tambahan. Selama ada 30-40% (CMIIW untuk angka tepatnya) bagian dari halaman itu unik, maka penalti duplicate content bisa dihindari meskipun menggunakan free reprint article sekalipun.

    Btw, rasanya ada “mitos” yg perlu diralat. Bahwa sesungguhnya “content is NOT the king”. Yg terpenting adalah context. Content yg bagus dan orisinil sekalipun akan gak ada artinya kalo context-nya buruk. Sebaliknya, duplicate content dapat menjadi menarik apabila disandingkan dng tehnik penyampaian yg catchy. Tentu yg paling top adalah good, fresh, and original content combined with unique and innovative context. And don’t forget to be _different_.

    cukup ah, udah serasa blog sendiri aja nulis panjang”, hehehehe

  2. keeper on 12.06.2006 at 11:32 (Reply)

    He..he ..he Thanks. Ternyata Om Cosa duluan yang kasih comment. Ya..aku juga pernah baca, barangkali persentase nya nggak jauh beda dari yang Cosa tulis. Artinya, masih ada peluang untuk menjadikan reprint articles menjadi unik. Semangat dari posting ini sebenarnya cuma satu, supaya teman-teman tidak gampang termakan promosi model paket-paket situs adsense ready. Karena semuanya bisa dibangun sendiri, free. Barangkali porsi waktu nya yang perlu ditambah.

    Mengenai context, thanks atas masukannya. Bener-bener pakai jurusnya marketing Hermawan Kertajaya nih :-) Perlu dicatat tuh buat yang mau jadi blogger profesional

  3. sayah on 12.06.2006 at 12:04 (Reply)

    Oom .. kok Image verification nya gak kasih respect ke pembuat nya :)
    harusnya tulis \” image verification \” powered by Nio atau apa gituh .. he he he

    BTW buat tambah bumbu aku pake ini
    1. RSS
    2. Recent coments
    3. Kasih .. Awalan .. Intro yang aku randomize dari database :)
    misalnya : \” Do You Know if ….\” , \” Not Everybody Knows …\” … he he he
    Lumayan juga nipu Search engine .. ha ah ah

    Note by Keeper:
    Plugin-nya nggak dimodifikasi sama sekali kok, langsung diaktivasi bulat-bulat sebagaimana download dari sumbernya. Jadi sama sekali nggak bermaksud untuk mengecilkan hasil karya orang lain :-)

  4. Baru on 12.06.2006 at 12:18 (Reply)

    sebenernya duplicate content jarang sekali bisa kena pinalti dan bahkan content dari situs asli umpama blog ini di duplicate persis article beserta designnya .. penduplicate belum tentu di pinalti .. apabila :
    - dia bisa menciptakan back link yang kuat
    - link dari beberapa site dengan ip berbeda terutama c class ip
    - link dari pr 4+
    - dll
    bahkan pemilik content/situs/blog aslinya yang bisa kena pinalti .. hmm tapi dalam kasus ini bisa dibilang si penduplicate pake kotor sih ..

    ada juga beberapa cara bersih , yg diduplicate artikelnya misalnya , design sama .. tapi dia bisa nambahkan sesuatu yang dinamik .. misalnya fetch rss feed dari yahoo news atau situs2 dia lainnya .. maka site/page yg isi article dan designnya sama tidak akan kena pinalti .. dan soal untuk mencari duit nya .. kalau mau cepet banyak metode2 lain .. mungkin master keeper dan cosa bisa bahas metode ini :) karena saya takut salah kasih metode yang justru disalah gunakan entar .. :(

  5. cosa on 12.06.2006 at 12:32 (Reply)

    CMIIW, aku pernah baca bahwa yg situsnya pertama kali terindex di google akan dianggap sbg original content. Untuk situs” selanjutnya, dng content yg sejenis (dng mengacu pada patokan persentase limit di atas), scr otomatis akan dianggap sbg duplicate content. Ada yg bisa kasih info lebih lanjut ttg ini?

    btw, ini bisa pk html code gak sih?

  6. keeper on 12.06.2006 at 12:50 (Reply)

    Lupa..perasaan emang pernah baca..tapi lupa di mana. Apa ada kemungkinan kalau rule nya berubah? Dari beberapa komentar di atas, kayaknya ada yang punya sudut pandang lain.

    html code: bisa kok

  7. ujang on 12.06.2006 at 14:43 (Reply)

    maksudnya content is the king…….
    kita rajin ngpost gitu low om… kepeer…..
    pake adsenseready.com ? najis dah … hua ha ha ha ha

  8. Lolak on 12.06.2006 at 21:34 (Reply)

    bisa kasih contoh nggak implementasinya boss

  9. yudhis97 on 12.06.2006 at 21:50 (Reply)

    trims tulisanya buat nambah pengetahuan

  10. Miftah on 12.06.2006 at 22:07 (Reply)

    Materi yg bermanfaat.. makasih… atas sharenya..

    tapi bagi gw…. Raja is King hehehhe oot bgt yach…

  11. Rizky on 13.06.2006 at 07:54 (Reply)

    @cosa : ngga juga ah. konyol juga kalau kayak gitu kejadiannya. tapi dari info yang gue dapet di salah satu post threadwatch. content asli bisa aja dibajak, dan konten asli itu pun bisa di drop dari indeks. dan lucunya lagi hal ini menimpa karyawan Google sendiri.

  12. ghosthost on 13.06.2006 at 09:11 (Reply)

    sebenernya ga ada yg namanya penalty, tapi google sangat menentang hal tsb. baca disini
    dan google biasanya menilai dari artikel yg paling tua, jadi umur dibuatnya artikel yang menentukan siapa yg nyontek siapa.
    tapi, jangan dimakan mentah2 komentar saya, yang tau pasti hanya google guy..

  13. bocah on 19.01.2008 at 03:47 (Reply)

    wehehehe ini ternyata kembaran mas cosa yang sukses dalam adsense :D. kalo saya sih agar terlihat unik di paragraf pertama saya tambahkan 20 kata pake bahasa inggris campur-campur bahasa indonesia :D jadi ga keliatan sama si SE kalo copas :P

Leave a comment